16 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

GPK: Penebangan Mangrove Ada Izinnya


GPK: Penebangan Mangrove Ada Izinnya
Sidak Komisi III DPRD Bontang di lokasi proyek PT GPK.

KLIKBONTANG.COM- Direktur PT Graha Power Kaltim membantah aktivitas penebangan di kampung Salantuko, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang ilegal. Dari rilis PT GPK yang diterima media ini, Direktur PT GPK Aris Munandar mengaku seluruh aktivitas penenbangan mangrove telah sesuai prosedur yang berlaku. 

Disebutkan, di dalam surat yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) nomor 503/1591/DPMPTSP-IV/VII/2017 tertuang sejumlah izin yang telah diterima dari tingkat daerah hingga provinsi. Izin yang dimaksud diantaranya SK Walikota atas izin lokasi nomor 590/001/BPPM/I.LOKASI/IX/2013. 

Kemudian dua izin dari Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian- saat ini Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanina (DKP3) telah menerbitkan dua izin atas eksplorasi pesisir untuk aktivitas industri ini, diantaranya  Surat Kepala Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian Bontang No 523/062/Dpkp.3 terbit 15 April 2015 dan Nomor 523/080/Dpkp.3 terbit 4 Mei 2015.Lalu surat dari kepala balai produksi wilayah XI  nomor 5.419/BPHP.XI-2 11 JULI 2017. 

Dari pertimbangan tersebut, DPM-PTSP Kaltim memberikan 4 rekomendasi kepada GPK diantaranya, melakukan inventarisir tegakan pohon, membuat rencana pembangunan, melakukan pembayaran PSDH dan DR, kemudian membuat laporan tertulis seluruh proses tersebut kepada DPN-PTSP Kaltim, Dinas Kehutahan Kaltim, dan Balai Produksi Wilayah Kaltim. 

Diakhir surat ini juga dicantumkan, tanggung jawab atas aktivitas ini selama pekerjaan menjadi tanggungan perusahaan. KLIK JUGA: Kontraktor Berulah Lagi, Mangrove Ditebang Seenaknya

"Guna mencegah timbulnya permasalahan yang dapat menghambat pelaksaan kegiatan, apabila terdapat hak-hak pihak ke-3 terutama masyarakat menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari pihak perusahaan," kutip surat ini. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0