18 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gubernur Kaltim Nominasi Leadership Award 2017


Gubernur Kaltim Nominasi Leadership Award 2017
Hj Meiliana dan Syabnikmat Nizam. Gubernur Awang Faroek Ishak masuk dalam nominasi Leadership Award 2017 bersama 6 gubernur lainnya di Indonesia. (rosehan/humasprov kaltim)

KLIKBONTANG.COM- Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menjadi satu dari tujuh Gubernur yang mendapatkan penilaian Leadership Award 2017 atau penghargaan kepemimpinan daerah 2017 dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

Hal ini ditegaskan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Dr Hj Meiliana ketika membuka pertemuan observasi penilaian kepemimpinan daerah oleh Kemendagri dipimpin Kepala Pusat Litbang Otonomi Daerah, Politik, dan Pemerintahan Umum Kemendagri Syabnikmat Nizam di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (18/10/2017).

Meiliana menegaskan dalam bekerja sosok Awang Faroek Ishak sama halnya dengan sosok Jenderal Sudirman tak pernah kenal lelah untuk bekerja. "Kami sangat berharap semangat dan terobosan-terobosan Pak Awang bisa menjadi pertimbangan pusat dalam menilai sosok Gubernur Awang Faroek Ishak menjadi penerima Leadership Award 2017," harap Meiliana.

Ditambakan, dalam observasi tersebut Pemprov Kaltim memberikan informasi bagaimana sosok Gubernur Awang Faroek Ishak di kalangan masyarakat, instansi vertikal, perangkat sektor dan akademisi serta media. Awang dinilai sebagai sosok yang visioner, santun dan mudah ditemui siapa saja.

Dalam masa kepemimpinannya, Gubernur Awang Faroek telah merumuskan bagaimana pembangunan Kaltim ke depan dengan visi Kaltim 2030. Artinya Gubernur Awang Faroek Ishak telah merencanakan bagaimana pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Kaltim puluhan tahun ke depan dan dikenal dengan transformasi ekonomi pasca migas dan batubara.

Berbagai fasilitas infrastruktur terus dibangun pada masa kepemimpinan Gubernur Awang Faroek. Mulai jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda. Kemudian Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dan sejumlah kawasan pelabuhan internasional. Termasuk komunikasi informasi di wilayah perbatasan telah terkoneksi dengan telepon seluler.

"Ini menandakan visi seorang Awang Faroek Ishak dalam memimpin daerah. Bahkan kedekatan dengan media pemerintah maupun swasta tak diragukan. Jika ingin bertemu dengan Gubernur tidak sulit. Ini menunjukkan kedekatan Gubernur Awang Faroek dengan siapa saja," jelas Meiliana.

Baru-baru ini pun Kaltim sukses menjadi tuan rumah pertemuan tahunan para Gubernur anggota GCF (Governors’ Climate and Forest Task Force–Satuan Tugas Gubernur untuk Hutan dan Perubahan Iklim). Kegiatan dihadiri 38 Gubernur dari provinsi dan negara bagian pemilik hutan tropis di dunia.

Kepala Pusat Litbang Otonomi Daerah, Politik, dan Pemerintahan Umum Kemendagri Syabnikmat Nizam mengatakan selain Gubernur Awang Faroek Ishak ada enam provinsi lain juga akan dinilai yakni Gubernur Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY Jogyakarta dan NTB.

"Dari tujuh penilaian itu nantinya akan terpilih tiga kepala daerah, sedangkan wali kota ada 14 dan akan dipilih 7. Sedangkan untuk bupati ada 24 bupati yang dinilai dan akan ditetapkan penerima penghargaan sebanyak 12 bupati. Di Kaltim hanya dua kepala daerah yang dinilai, yakni Walikota Balikpapan Rizal Efendi dan Walikota Samarinda Syaharie Jaang," jelasnya. (*)

Reporter : NR Syaian    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0