16 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Posisi Menggendong Tentukan Kesehatan Anak


Posisi Menggendong Tentukan Kesehatan Anak

KLIKBONTANG.COM- Menggendong sepintas jadi kegiatan yang mudah dilakukan, setiap orang punya cara dan posisi masing-masing yang nyaman bagi mereka. Beberapa orang menggendong dengan menempatkan anak di depan dada dan posisi anak membelakangi ibu. Ada yang seperti memeluk, menggendong menyamping, dan menggendong di punggung layaknya membawa tas rangsel.

Namun, kegiatan menggendong anak tak sesederhana yang biasa dilakukan orang pada umumnya. Posisi menggendong yang tepat harus menempatkan lutut anak lebih tinggi dari bokongnya. Untuk bayi baru lahir, baik untuk menggendong dengan posisi natural, yakni lututnya ke atas, tulang punggung berbentuk J shape, dan tidak mengangkang. Ketika sudah sedikit besar, anak dapat digendong dengan posisi M shape, yakni membentuk dasar atau alas untuk bokong lebih lebar sampai ke paha. Sehingga lutut anak terdorong ke atas membentuk huruf M.

Kedua posisi di atas, dianggap paling aman karena membuat panggul bayi tetap berada di dalam rongganya. Konsultan menggendong bayi dari Trainee School of Babywearing UK, dr Astri Pramarini, menjelaskan posisi menggendong agar bayi tetap merasa aman dan nyaman, terdapat lima aturan ketika menggendong yang sering disingkat TICKS. Pertama, tight atau ketat, maksudnya kain gendongan harus dipasang dengan erat, sehingga bayi merasa seperti dipeluk.

Kedua, in view at all times. Pastikan bayi selalu terlihat, tidak tenggelam dalam gendongan. Ketiga, Close enough to kiss. Pastikan bayi sejauh jarak kecupan saat digendong. Keempat, Keep chin off the chest. Pastikan dagu bayi tidak menempel ke dadanya agar saluran pernafasan tidak terganggu. Kelima, Supported back, yakni menggunakan gendongan yang dapat menyangga punggung bayi sampai leher dengan sempurna.

“Selain itu perhatikan kenyamanan bayi dan si penggendong. Sesuaikan cara menggendong dengan umur, berat badan bayi, lahir cukup bulan atau tidak,” kata dr Astri.

Posisi gendong J shape dan M shape terbukti dapat menjaga kesehatan sendi pinggul bayi. Bayi baru lahir memiliki posisi tubuh melengkung membentuk C shape. Dengan posisi M shape tulang belakang akan tumbuh secara optimal dan terjaga. Ini karena posisi demikian tidak membuat berat kaki menarik sendi pinggul ke bawah. Posisi ini memungkinkan cakram tulang belakang yang berfungsi sebagai peredam, melindungi tulang belakang, otak, dan struktur tulang lain dengan sempurna.

“Perhatikan kenyamanan dan keamanan juga, jangan sampai jatuh apalagi sesak napas,” katanya.

Menyoal jenis gendongan, para ibu juga harus menyesuaikan usia anak. Jenis gendongan stretchy wrap digunakan pada bayi baru lahir. Lalu jenis Selendang/Jarik/Cukin, ring sling, dan woven wrap dapat dipakai pada bayi baru lahir hingga berumur lima tahun karena mampu menahan beban hingga 20 kg. Untuk anak berumur empat bulan hingga lima tahun dapat menggunakan jenis gendongan meh dai, soft structured sarrier, dan tipe pouch. (*)

Reporter : Aysah Idris | Berbagai Sumber    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0