20 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Balik Nama dan Pajak Motor Gratis sampai 30 September


Balik Nama dan Pajak Motor Gratis sampai 30 September
Kepala UPT Bapeda Kaltim cabang Bontang Roni Afriansyah. (FOTO: KLIKBONTANG/ZAENUL FANANI)

KLIKBONTANG.COM- Ini bisa jadi kabar gembira bagi masyarakat Kota Bontang, sebab per Juni hingga 30 September 2017 Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kedua dan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digratiskan.

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Bontang, AKP Irawan Setyono melalui KBO Sat Lantas Iptu Eko mengungkapkan jika hal ini sesuai regulasi dikeluarkan Gubernur Awang Faroek Ishak yang tertuang di Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 17 tahun 2017.

Merujuk hal itu, sehingga dilaksanakan serentak diseluruh Sistem Admistrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Kalimantan Timur. “Pemutihan ini dari 1 Juni sampai 30 September mendatang,” ujar KBO Lantas Polres Bontang Iptu Eko saat ditemui di kantornya, Selasa 29 Agustus 2017.

Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kaltim cabang Kota Bontang Roni Ifransyah menerangkan apabila wajib pajak (WP) menunggak hingga 5 tahun lamanya cukup dibayar 2 tahun saja.

Lanjut dia, wajib pajak pun tidak bakal dikenakan denda. Bahkan, keringanan yang diberikan bagi pemilik kendaraan yang masih menggunakan nama orang lain bisa mengubahnya dengan namanya sendiri secara gratis.

“Warga jangan salah mengartikan, bukan dibebaskan semuanya, jadi ada biaya admistrasi yang dikeluarkan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) namanya,” katanya.

Lanjut Roni, animo masyarakat untuk membayarkan pajaknya sejak diberlakukan peraturan ini dari 1 Juni lalu sangat tinggi, dibandikan dengan sebelum adanya dispensasi yang diberikan Pemprov Kaltim. “Ada 2 kali lipat peningkatannya, biasaya Pukul 11 ini sudah sepi ini masih ramai," tambahnya sembari menunjukan suasa antrean di kantornya lewat cctv.

Disinggung mengenai program ini bakal berlanjut lebih lama, dia mengaku belum mengetahui pasti. Akan tetapi, dirinya ingin agar wajib pajak bisa terus membayarkan tanggung jawabnya tersebut tepat waktu, tanpa harus memanfaatkan dispensasi seperti saat sekarang ini.

“Kita berharap warga tidak hanya menunggu pemutihan saja baru mau bayar pajaknya,” pintanya. (*)

Reporter : Zaenul Fanani    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0