20 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

75 Jamaah Haji Indonesia Wafat, Tiga dari Kloter Balikpapan


75 Jamaah Haji Indonesia Wafat, Tiga dari Kloter Balikpapan
Ilustrasi, jamaah haji wafat. (rol)

KLIKBONTANG.COM– Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Jelang puncak haji atau wukuf di Arafah, tercatat ada 75 jamaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi. Satu jamaah wafat di Jeddah, 43 jamaah wafat di Makkah, dan 31 jamaah wafat di Madinah. Dua dari jumlah yang wafat adalah jamaah haji khusus.

Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya berasal dari kelompok terbang atau Kloter BPN, Balikpapan. Ketiga jamaah Kloter BPN itu seluruhnya wafat di Makkah.

Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Daker Makkah, merilis sembilan nama jamaah wafat di Makkah dan Madinah dalam dua hari terakhir. Tiga jamaah asal kloter BPN yang wafat di Makkah, yakni: Siti Hadija binti Sarindu Kapitan (BPN 06), wafat 21 Agustus 2017 di KKHI Makkah karena gangguan saluran pernafasan dalam usia 77 tahun.

Kemudian, Abdul Gani bin Abdul Gapid Tang (BPN 06), wafat 19 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 69 tahun.

Selanjutnya jamaah bernama Becce Mariani bin Bacco (BPN 10), wafat 17 Agustus 2017 di RSAS Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 47 tahun.

Berikut daftar nama 75 jamaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi:

Di Jeddah:

1. Suwanah binti Hajemin Maridin (JKG 40), wafat 17 Agustus 2017 di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Ariport Jedah karena gangguan jantung dan pembuluh darah pada usia 60 tahun

Di Makkah:

1. Wanti Suwargina binti Dara (JKG 51), wafat 22 Agustus 2017 di RSAS Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 67 tahun.

2. Muhammad Ilyan bin Lanjong (UPG 04), wafat 22 Agustus 2017 di RSAS Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 59 tahun.

3. Ahmad Dumyati bin H Amrih (JKG 04), wafat 22 Agustus 2017 di KKHI Makkah karena gangguan sirkulasi darah dalam usia 52 tahun.

4. Siti Hadija binti Sarindu Kapitan (BPN 06), wafat 21 Agustus 2017 di KKHI Makkah karena gangguan saluran pernafasan dalam usia 77 tahun.

5. Idris bin Arifin Amak (PLM 10), wafat 21 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 58 tahun.

6. Samilan Martoidjoyo K bin Paiman (SUB 21), wafat 21 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 63 tahun.

7. Andin Kadim bin Ukir Entjun (SUB 34), wafat 21 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 62 tahun.

8. Jumra binti Umar Daeng Pawinru (UPG 22), wafat 21 Agustus 2017 di RSAS Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 75 tahun.

9. Farikhin bin Masduki Jakariyah (JKS 66), wafat 21 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 78 tahun.

10. Muhamad Sobri bin Syamsul Bahri (JKG 06), wafat 21 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 62 tahun.

11. Nasrap bin Aslim Tarmono (SUB 31), wafat 21 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 77 tahun.

12. Thantawi bin Drajat Hasbullah (BDJ 03), wafat 21 Agustus 2017 di Pemondokan Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 73 tahun.

13. Dulpani bin Asmuni Bola (SUB 37), wafat 20 Agustus 2017 di RSAS Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 57 tahun

14. Kardisah binti Wardi Yunus (SOC 19), wafat 20 Agustus 2017 di Masjid Makkah karena gangguan jantung dan pembuluh darah dalam usia 67 tahun.



Reporter : Aysah Idris | berbagai sumber    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0