20 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pulau Beras Basah Batal Ditutup, Neni : Ini Kearifan Lokal dan Hiburan Bagi Warga


Pulau Beras Basah Batal Ditutup, Neni : Ini Kearifan Lokal dan Hiburan Bagi Warga
Pulau Beras Basah (Dok Klikbontang.com)

KLIKBONTANG.COM – Rencana menutup objek wisata pulau Beras Basah batal. Walikota Bontang, Neni Moerniani memastikan pulau Beras Basah bakal dikelola Pemkot Bontang lebih baik. Sebab, pulau idola wisata di Bontang ini merupakan kearifan lokal asli Kota Taman.

Kebijakan ini disampaikan Neni usai menggelar Sidak hari kerja perdana di RSUD Taman Husada, di jalan S Parman, Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Senin 3 Juli 2017 pagi tadi. Turut hadir pada kegiatan ini, Wawali Basri Rase serta Plt Sekda Bontang Artahnan.

Neni mengatakan, kondisi pulau saat ini terbengkalai akibat polemik pengelolaan pulau Beras Basah sejak beberapa waktu lalu. Alhasil, pulau indah bertetangga dengan Industri Migas PT Badak LNG ini jorok dan tak terawat.

“Saya lihat di Facebook dan laporan dari assiten kemarin kalau kondisi pulau indah ini terbengkalai, sangat disayangkan kalau seperti ini karena ini juga menjadi hiburan masyarakat Bontang dan luar daerah,” ungkap Neni kepada wartawan.

Selain itu, alasan pembatalan ini lantaran progres pembangunan grass root refinery kilang Bontang tak ada laporan terakhir. Untuk itu, sementara ini pemerintah bakal meningkatkan fasilitas di pulau. Termasuk memperbaiki  sejumlah infrastruktur pendukung di lokasi wisata ini.

Pun demikian, pihaknya bakal menaati regulasi yang berlaku. Disadari, lokasi Beras Basah tepat berada di alur kapal tangker Badak NGL. Sehingga kedepan pengeloaan beras basah bakal bakal mempertimbangkan alur kapal serta keamanan navigasi kapal tanker.

“kita tahu ada aturan yang berlaku, tapi nanti akan kita kelola dengan baik agar tak bersinggungan dengan alur kapal tanker,” katanya.

Dalam waktu dekat, Pemkot Bontang bakal berkoordinasi kembali dengan manajemen PT Badak LNG untuk membahas rencana ini. Pemerintah pun bakal membentuk tim terpadu yang terdiri dari Kejaksaan Negeri, Polres Bontang, Dandim 0908 sebagai stakeholder  terlibat dalam perumusan pengeloaan pulau Beras Basah.

“Intinya kami tidak akan lepas, tapi akan kami kelola dengan baik pulau Beras Basah,” tandas Neni.(*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0