12 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

DBH Migas Bontang Diprediksi Turun


DBH Migas Bontang Diprediksi Turun
Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Naswar Nasar, secara simbolik menyerahkan buku panduan perlintasan pipa/ handbook crossing guidance pipeline kepada Walikota Bontang Adi Darma, di Pendopo Rumah Jabatan Walikota, Senin (20/4/2015) . (tribun)

KLIKBONTANG - Dana Bagi Hasil ( DBH ) Minyak dan Gas untuk Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini diprediksi bakal menurun.

Pasalnya, harga minyak mentah dunia (crude oil) saat ini mengalami penurunan signifikan dari 90 dollar AS per barel, menjadi kisaran 50-60 dollar per barel.

“Kemungkinan akan terjadi penurunan DBH karena saat ini terjadi penurunan harga minyak dunia secara dari 90 dollar per barel turun di kisaran 50 sampai 60 dollar per barel,”ujar Kepala SKK Migas Kal-Sul, Naswar Nasar, saat menghadiri penandatanganan pedoman perlintasan jalur pipa gas dari Handil Muara Badak ke Bontang, di pendopo rumah jabatan Walikota, Senin (20/4/2015).

Selain mempengaruhi DHB, penurunan harga minyak dunia juga dipastikan bakal mempengaruhi alokasi dana Coorporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan Migas.

Pun demikian, Naswar mengaku belum bisa memastikan proyeksi penurunan DBH maupun anggaran CSR Migas.

“Untuk besaran yang akan dikurangi belum ditentukan berapa persen, sekarang kami sedang mengevaluasi tapi akan tetap dikurangi,” ungkapnya.

Sementara, Walikota Bontang Adi Darma berharap SKK Migas memperhatikan alokasi CSR seluruh perusahaan Migas yang beroperasi di Kaltim, khususnya Kota Bontang.

Menurut Walikota, selama ini kontribusi CSR dari perusahaan Migas belum dirasakan oleh warga. (jm16/tribunkaltim)

Reporter : Ikhwal    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0