26 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Batal Dirumahkan, Gaji Honorer Hanya Rp 1 Juta?


Batal Dirumahkan, Gaji Honorer Hanya Rp 1 Juta?
ribuan honorer saat berkumpul di Auditorium Kantor Walikota Bontang (DOK. KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menarik kembali keputusan menunda perpanjangan kontrak 747 honorer, yang telah berakhir sejak 1 Januari 2017 lalu.

Hal itu diungkapkan Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, usai menggelar rapat terbatas dengan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pendopo Jalan Awang Long, Rabu, 11 Januari 2017 kemarin.

“Memang kita akui, saat ini kondisi keuangan sedang defisit. Tapi meskipun kondisinya krisis, saya tidak tega merumahkan mereka. Mereka punya keluarga, anak, istri. Enggak mungkin saya rumahkan,” ujarnya.

Walikota Neni mengaku, non-PNS di lingkungan Pemkot Bontang telah melebihi Analisa Beban Kerja (ABK). Sementara, jumlah proposionalnya hanya 801 pegawai.

Sebagai gantinya, pemerintah memangkas upah honorer. Walikota Neni menyebutkan, dengan jumlah 1.548 honorer dan keuangan daerah yang ditopang sebesar Rp865 miliar, non-PNS hanya dijatah Rp 1 juta sampai Rp 1,2 juta.

“Belum tahu pastinya berapa. Yang jelas akan disesuaikan dengan keuangan kita. Sebenarnya kalau 801 honorer saja, bisa digaji Rp2 juta. Tapi tidak mungkin kami korbankan yang ratusan ini,” pungkasnya.(*)

Reporter : Ahmad Nugraha    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0