26 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Agus Haris Sayangkan 747 Honorer Dirumahkan


Agus Haris Sayangkan 747 Honorer Dirumahkan
Ketua Komisi I DPRD Bontang, Agus Haris

KLIKBONTANG.COM- Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris menyayangkan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang merumahkan 747 pegawai honorer, tanpa menyampaikan Analisis Beban Kerja (ABK) masing-masing SKPD terkait jumlah SDM yang dibutuhkan.

Menurutnya, kebijakan rasionalisasi itu akan menciptakan pengangguran baru, dan akan menimbulkan efek domino. Rasionalisasi bakal menciptkan pegangguran, dimana ada potensi kriminalitas yang tak bisa dibendung.

“Persoalan yang akan muncul adalah tentu berbicara kesenjangan sosial. Itu pasti bisa jadi pengangguran karena ada yang diterima, ada yang dirumahkan akan berbagai macam persepsi dikalangan mereka gejolak sosial itu pasti beragam,” kata Agus.

Ia juga menyayangkan, belum ada hitung-hitungan beban kerja yang disampaikan secara langsung kepada non PNS, lalu secara tiba-tiba dirumahkan. “Saya setuju sekali kalau rasionalisasi berdasarkan analisi beban kerja, apakah jumlah yang ada saat ini memang seimbang dengan pekerjaan dengan jumlah SDM yang ada,” tuturnya.

KLIK JUGA: BPKD Bontang Hanya Perpanjang Kontrak 20 Honorer

Setelah melakukan ABK, tambah poltisi Gerindra para pegawai honorer juga perlu mengikuti ujian tertulis untuk mengetahui potensi akademik agar dapat mengukur sejauh mana kemampuan mereka. Hal itu dirasa penting agar penempatan kerja disesuaikan dengan potensi yang dimiliki.

“Hasilnya nanti bisa di distribusikan sesuai kemampuan si honorer. Hasil tes ini bukan lantas mengugurkan pegawai honorer. Kalau yang jadi alasan rasionalisasi adalah karena DBH (Dana Bagi Hasil) menurun itu bukan jawaban, karena tidak mungkin DBH turun terus,” pungkasnya.(*)

Reporter : Tim Redaksi Klik Bontang    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0